Hari ini Tepatnya Tanggal 24 November 2010 Jam 10.30
Hatiku kesel, sebel, marah, jengkel, tidak dihargai
semua menjadi satu campur aduk
Berasa hati ini sedang terluka dengan darah yang tidak bisa dihentikan
dan tidak bisa berpikir dengan jernih hanya ada prasangka buruk yang timbul
dan Berharap air mata ini tidak keluar dengan sendirinya
karena menahan sakit luka hati ini yang teramat dalam
Berdoa semoga bisa pindah ke dunia lain
agar smua yang dirasakan hilang dengan seketika
Mungkinkah bisa??
Rabu, 24 November 2010
Selasa, 23 November 2010
Menunggu??
Pertama kali gue liat gambar ini gue hanya bisa tertawa kocak banget ya ^_^. dan berdoa semoga gambar ini tidak akan pernah terjadi di kehidupan gue. Aamiin..
Tetep milih yang terbaik untuk diri sendiri sih, demi masa depan kelak. Tapi ya nggak ampe begitu juga ya kelamaan nunggu..xixixixixi :D
Senin, 22 November 2010
Percayalah...Ikhwan/Pria yang baik itu akan memintamu menikah dengannya
Ini pengalamanku sekaligus bekas luka yg harus ku coba untuk menghilangkannya walaupun susah dan terasa sakit. Hanya sharing semoga tidak seperti yang aku alami dan hanya sebuah tulisan yang menggambarkan kejadianku dan semoga berarti buat para perempuan yang memang menantikannya ^_* :
Ditujukan untuk kaum hawa, kaumku yang sering dirugikan...
Muslimah, Perempuan, Akhwat...
Percayalah...Ikhwan/Pria yang baik itu akan memintamu menikah dengannya, dengan cara yang baik, melamarmu dan keluarga untuk menjadi bagian dari hidupnya...
Menyatakan keseriusannya dengan GAMBLANG dan TERANG bukan mengeluarkan isyarat-isyarat yang menimbulkan ribuan tanya dalam benakmu. Membingungkanmu.
Menikahimu dengan waktu yang jelas, tidak akan membuatmu menunggu, tidak akan menggantung statusmu.
Mempersilahkanmu menerima pinangan orang lain jika ia tak sanggup menikahimu saat ini, dalam waktu dekat.
BUKAN bermain-main denganmu, bukan malah mencicipi bahagia bersamamu tanpa keseriusan masa depan.
Orientasinya tanggung jawab bukan have fun semata.
Kalau ada yang mencoba mendekat...Siapkan dirimu untuk menantangnya:
HITAM atau PUTIH?TIDAK ADA ABU-ABUHALALKAN ATAU TIDAK SAMA SEKALI.
Tegaslah Agar hati, jiwa dan dirimu terjaga, Tetap menempatkan cinta Allah utama diatas segalanya, jangan tanpa sadar menggeser-Nya dengan menikmati bermain hati.
Dari tantanganmu, bisa sangat jelas terlihat apakah dia baik atau tidak.So... SAY NO TO IKHWAN GAJEBO (Gak Jelas Boo)IKHWAN GAJEBO... Ke laut aje!
Allah menjodohkan kualitas dengan kualitas, insya Allah Dia akan memberikan yang terbaik untukmu pada saat yang tepat.
The right man will come in the right time...
Jangan mencoba sesuatu yang kamu sulit menyudahinya ok? Taruhannya AQIDAH loooh
Masih inget kan definisi Tuhan?Rabb... yang dicinta, yang dirindukan, yang diharapkan.
Nah looo.... :p
Aku bukan tak sabar Hanya tak ingin menanti Karena berani memutuskan adalah juga kesabaran Karena terkadang, penantian membuka pintu-pintu setan
(Salim A.Fillah)
#Menanggapi kehebohan di MP tentang ikhwan gatel dengan korban akhwat#
Ukhtikum fillaahal Faaqirah ilaa hubbi Rabbihaa
-Miranty Januaresty-
copas dari sini : http://cinderellazty.multiply.com/journal/item/167
Ditujukan untuk kaum hawa, kaumku yang sering dirugikan...
Muslimah, Perempuan, Akhwat...
Percayalah...Ikhwan/Pria yang baik itu akan memintamu menikah dengannya, dengan cara yang baik, melamarmu dan keluarga untuk menjadi bagian dari hidupnya...
Menyatakan keseriusannya dengan GAMBLANG dan TERANG bukan mengeluarkan isyarat-isyarat yang menimbulkan ribuan tanya dalam benakmu. Membingungkanmu.
Menikahimu dengan waktu yang jelas, tidak akan membuatmu menunggu, tidak akan menggantung statusmu.
Mempersilahkanmu menerima pinangan orang lain jika ia tak sanggup menikahimu saat ini, dalam waktu dekat.
BUKAN bermain-main denganmu, bukan malah mencicipi bahagia bersamamu tanpa keseriusan masa depan.
Orientasinya tanggung jawab bukan have fun semata.
Kalau ada yang mencoba mendekat...Siapkan dirimu untuk menantangnya:
HITAM atau PUTIH?TIDAK ADA ABU-ABUHALALKAN ATAU TIDAK SAMA SEKALI.
Tegaslah Agar hati, jiwa dan dirimu terjaga, Tetap menempatkan cinta Allah utama diatas segalanya, jangan tanpa sadar menggeser-Nya dengan menikmati bermain hati.
Dari tantanganmu, bisa sangat jelas terlihat apakah dia baik atau tidak.So... SAY NO TO IKHWAN GAJEBO (Gak Jelas Boo)IKHWAN GAJEBO... Ke laut aje!
Allah menjodohkan kualitas dengan kualitas, insya Allah Dia akan memberikan yang terbaik untukmu pada saat yang tepat.
The right man will come in the right time...
Jangan mencoba sesuatu yang kamu sulit menyudahinya ok? Taruhannya AQIDAH loooh
Masih inget kan definisi Tuhan?Rabb... yang dicinta, yang dirindukan, yang diharapkan.
Nah looo.... :p
Aku bukan tak sabar Hanya tak ingin menanti Karena berani memutuskan adalah juga kesabaran Karena terkadang, penantian membuka pintu-pintu setan
(Salim A.Fillah)
#Menanggapi kehebohan di MP tentang ikhwan gatel dengan korban akhwat#
Ukhtikum fillaahal Faaqirah ilaa hubbi Rabbihaa
-Miranty Januaresty-
copas dari sini : http://cinderellazty.multiply.com/journal/item/167
Jumat, 19 November 2010
Kamis, 18 November 2010
Belajar dari Kesalahan

Tidak ada manusia yang sempurna, rasanya sering kita mendengar kalimat tersebut. Tetapi sebagai makhluk Tuhan yang “paling sempurna” diantara makhluk2 yang lain kita bisa mendekati kesempurnaan salah satunya dengan cara membuat perubahan pada diri sendiri terlebih dahulu.
Perubahan yang saya maksud adalah perubahan dari sesuatu yang bersifat negatif menjadi sesuatu yang bersifat positif, atau dengan kata lain merubah keburukan menjadi kebaikan.
Salah satu keburukan manusia adalah ketika melakukan suatu kesalahan, awalnya memang terlihat buruk walaupun mungkin wajar manusia berbuat kesalahan, bahkan kayaknya kalo kita menyadari sebetulnya kita sering melakukan kesalahan sekecil apapun dalam hidup kita.
Tetapi sadarkah kita? Perlu diketahui dengan adanya suatu kesalahan tersebut kita menjadi tau kalo apa yang udah kita lakuin ternyata salah dan sebetulnya itulah awal kita untuk membuat perubahan pada diri sendiri, itulah kesempatan kita untuk belajar, merenungi dan memikirkan bagaimana caranya agar kita tidak melakukan/mengulangi kesalahan yang sama. Pastinya dengan kejadian itu kita akan lebih berhati-hati dalam hal apapun.
Hampir semua manusia setelah merasa melakukan kesalahan pasti akan timbul penyesalan yang luar biasa dalam hati mereka, tidak ada larangan kita menyesali suatu kesalahan. Tapi ingat, kita harus bisa lebih mengontrol diri, usahakan kita bisa menghadapinya dengan hati yang lapang. Karena tidak ada untungnya kita terlalu menyesali kesalahan yang udah kita perbuat, toh kita juga tidak bisa merubah sesuatu yang telah terjadi(memutar balik waktu). Apalagi sampai terpuruk dalam penyesalan, yang ada nanti kita sendiri yang rugi.
Loch kenapa koq kita bisa rugi? Iya, kita jelas akan rugi dan kerugian terbesar kita adalah kita sama aja menyia-nyiakan waktu. Daripada kita menghabiskan waktu karena terlalu larut dalam penyesalan alangkah baiknya kita gunakan waktu itu untuk menenangkan diri, mencari solusi, dan memperbaiki diri sendiri agar kedepannya bisa lebih baik dari sebelumnya.
Nah jadi intinya, tidak ada gunanya kita terlalu menyesali suatu kesalahan apapun, apalagi terlalu menganggap suatu kesalahan sebagai musibah terburuk. Justru dengan adanya suatu kesalahan yang telah kita perbuat pada dasarnya itu adalah sebuah pembelajaran untuk berbenah diri kita agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Lakukan yang terbaik dengan cara terbaikmu”
Perubahan yang saya maksud adalah perubahan dari sesuatu yang bersifat negatif menjadi sesuatu yang bersifat positif, atau dengan kata lain merubah keburukan menjadi kebaikan.
Salah satu keburukan manusia adalah ketika melakukan suatu kesalahan, awalnya memang terlihat buruk walaupun mungkin wajar manusia berbuat kesalahan, bahkan kayaknya kalo kita menyadari sebetulnya kita sering melakukan kesalahan sekecil apapun dalam hidup kita.
Tetapi sadarkah kita? Perlu diketahui dengan adanya suatu kesalahan tersebut kita menjadi tau kalo apa yang udah kita lakuin ternyata salah dan sebetulnya itulah awal kita untuk membuat perubahan pada diri sendiri, itulah kesempatan kita untuk belajar, merenungi dan memikirkan bagaimana caranya agar kita tidak melakukan/mengulangi kesalahan yang sama. Pastinya dengan kejadian itu kita akan lebih berhati-hati dalam hal apapun.
Hampir semua manusia setelah merasa melakukan kesalahan pasti akan timbul penyesalan yang luar biasa dalam hati mereka, tidak ada larangan kita menyesali suatu kesalahan. Tapi ingat, kita harus bisa lebih mengontrol diri, usahakan kita bisa menghadapinya dengan hati yang lapang. Karena tidak ada untungnya kita terlalu menyesali kesalahan yang udah kita perbuat, toh kita juga tidak bisa merubah sesuatu yang telah terjadi(memutar balik waktu). Apalagi sampai terpuruk dalam penyesalan, yang ada nanti kita sendiri yang rugi.
Loch kenapa koq kita bisa rugi? Iya, kita jelas akan rugi dan kerugian terbesar kita adalah kita sama aja menyia-nyiakan waktu. Daripada kita menghabiskan waktu karena terlalu larut dalam penyesalan alangkah baiknya kita gunakan waktu itu untuk menenangkan diri, mencari solusi, dan memperbaiki diri sendiri agar kedepannya bisa lebih baik dari sebelumnya.
Nah jadi intinya, tidak ada gunanya kita terlalu menyesali suatu kesalahan apapun, apalagi terlalu menganggap suatu kesalahan sebagai musibah terburuk. Justru dengan adanya suatu kesalahan yang telah kita perbuat pada dasarnya itu adalah sebuah pembelajaran untuk berbenah diri kita agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Lakukan yang terbaik dengan cara terbaikmu”
Membuka Kunci Perbaikan Diri
Pengalaman pahit menjadi bagian yang tak dapat terpisahkan dalam kehidupan kita, misalnya tidak dihargai, dilecehkan, difitnah, disakiti, gagal, dan lain sebagainya. Namun pengalaman terpahit sekalipun dapat menjadi titik tolak mencapai puncak kejayaan dan kebahagiaan jika kita memiliki kekuatan memperbaiki diri terus menerus. Alangkah besar keuntungan yang dapat kita peroleh jika kita mampu membuka kunci kekuatan tersebut.Salah satu manfaat jika kita selalu memperbaiki diri adalah mampu mengantisipasi kejadian buruk menimpa kita. Bukankah lebih menguntungkan seandainya kita terus mencoba mengurangi kebiasaan makan berlebih sebelum obesitas, berhenti merokok sebelum terserang sakit stroke, atau kebiasaan buruk lainya sebelum sakit, dibenci orang dan bangkrut? Dengan terus memperbaiki diri, keadaan kita sudah siap atau bahkan lebih baik, ketika muncul sinyal segala sesuatu menjadi sulit.
Kekuatan memperbaiki diri akan membantu kita menyesuaikan diri dengan perubahan terkecil sekalipun, sehingga tidak sampai terjerembab dalam kesulitan yang lebih besar. Ibarat, seekor katak mungkin langsung melompat keluar jika dimasukan ke dalam air panas. Tetapi mungkin ia akan terjebak dalam tungku air dan mati terbunuh jika perubahan suhu dalam air naik perlahan sampai di titik didih. Artinya, kita tidak akan tergilas oleh perubahan yang terus berlangsung jika kita terus memperbaiki diri.
Memperbaiki diri akan memberi kita rasa percaya diri dan nyaman dengan keadaan diri sendiri. Mungkin bila kita melihat seorang pengusaha muda atau artis sukses berharap dapat bertukar posisi dengannya. Padahal belum tentu mereka merasa nyaman dengan keadaan mereka sendiri. Artinya kita tidak akan menderita karena kekurangan zat kepercayaan diri dan harapan, jika mempunyai kekuatan atau usaha memperbaiki diri terus menerus.
Di dalam kehidupan ini kita akan terus mengalami naik turun. Namun setiap perubahan itu akan terasa menyakitkan jika kita mengabaikan keharusan untuk terus berbenah. Walaupun kemampuan memperbaiki diri sulit dimiliki, tetapi beberapa tips berikut ini mungkin dapat membantu kita membuka kunci kekuatan perbaikan diri.
Pertama adalah milikilah cita-cita dan komitmen untuk mencapainya, sebab cita-cita akan menjadi daya atau semangat juang Anda. Sehingga Anda tidak segan memperbaiki kemampuan dan pengetahuan untuk dapat meraih cita-cita tersebut. Hidup tanpa visi laksana berlayar tanpa tujuan, terasa hampa dan hidup ini sama sekali tak berguna.
Sementara itu Anda juga harus yakin pada visi Anda. Menguntip kata Pablo Piccaso, seorang pelukis asal Spanyol, "Sesuatu yang dapat kamu bayangkan adalah nyata." Sehingga bila Anda yakin, maka Anda tidak mudah menyerah melakukan tindakan-tindakan positif agar visi Anda segera tercapai, misalnya; ingin langsing dengan rajin olah raga, ingin pintar dengan rajin membaca, ingin lebih dermawan dan dicintai banyak orang dengan membantu lebih banyak sesama, ingin lebih sukses dengan berusaha lebih keras dan lain sebagainya.
Syarat lain untuk dapat membuka kunci perbaikan diri adalah kegigihan. Jadi jangan mudah menyerah ketika menghadapi banyak tantangan atau selalu menghadapi kegagalan. Kegigihan akan mendorong Anda untuk memperbaiki diri terus menerus. Seiring dengan kualitas personal dan profesional Anda yang lebih baik, maka suatu saat tujuan Anda pasti tercapai.
Kunci kekuatan memperbaiki diri adalah mencintai diri sendiri, sebab masing-masing diantara kita pasti memiliki kelebihan. Di samping itu masing-masing di antara kita juga memiliki keunikan tersendiri, sebab tidak seorangpun di dunia ini yang sama persis segala-galanya. Lupakanlah keinginan untuk menjadi orang lain, dengan meningkatkan kualitas, kemampuan, dan kebaikan. Dengan begitu, kekurangan kita tak akan lebih menonjol dibandingkan prestasi, kontribusi, dan kemampuan yang kita miliki.
Masih banyak lagi cara untuk membuka kunci kekuatan perbaikan diri. Namun yang terpenting adalah motivasilah diri Anda untuk terus melakukan perbaikan, sebab perubahan besar akan selalu berawal dari dalam diri sendiri. Ketika Anda sudah menikmati setiap proses memperbaiki diri, berarti Anda juga telah memiliki kemampuan menjadikan segala sesuatu indah, membanggakan, dan membahagiakan.
"Setiap perubahan, meskipun untuk menuju hal yang lebih baik, selalu diiringi oleh keberatan dan kegelisahan." -- Arnold Bennet (1867 - 1931), pujangga dan novelis asal Inggris.
Sumber : www.andriewongso.com
Cara untuk mendapatkan Perlakuan Yang Kita Inginkan
Saya yakin semua orang pasti menginginkan dirinya disayangi, dicintai, dihormati, dan dihargai oleh orang lain dengan tulus, karena itu adalah salah satu sifat yang manusiawi. Bagi orang2 yang BERHASIL mendapatkan perlakuan sebaik itu pastilah akan merasakan Kebahagiaan yang luar biasa dalam hidupnya.
Tetapi bagaimana dengan orang2 yang belum berhasil mendapatkan perlakuan sebaik itu??? Hmmm... Setau saya mereka akan selalu merasa bahwa hidup ini sangat berat untuk dijalaninya, dan yang lebih parahnya lagi bisa jadi mereka akan memiliki sifat iri terhadap orang2 yang hidupnya lebih bahagia.
Loch emang ada ya orang2 yang belum berhasil mendapatkan perlakuan baik tersebut???
iya ada, karena nggak sedikit orang yang belum tau bagaimana CARAnya untuk mendapatkan perlakuan sebaik itu...
:)
Sekarang kita kembali ke diri kita masing2, kita pikirkan & renungkan...!
Pertanyaan yang harus kita munculkan dalam benak bukan “Kenapa saya belum bisa mendapatkan perlakuan baik seperti itu???”, melainkan “BAGAIMANA caranya agar saya BISA mendapatkan perlakuan baik seperti itu???”. Dengan begitu hati dan pikiran kita pasti akan bergerak mengikuti pertanyaan tersebut untuk berusaha mencari jalan/cara yang terbaik demi mendapatkan perlakuan yang kita inginkan.
Nah kita langsung aja nih menuju ke pokok pembahasan, pertanyaan yang lebih tepat(diatas).
“BAGAIMANA caranya agar saya BISA mendapatkan perlakuan baik seperti itu???”,
Dan jawabannya adalah “MULAILAH DARI DIRI KITA SENDIRI !!!”.
;)
Emmm... Sepertinya ada yang belum paham ya dengan tulisan saya disini...
Begini lebih jelasnya, beberapa contoh :
- Pertama-tama kita harus bisa lebih mencintai, menyayangi, menghormati, dan menghargai diri sendiri dahulu, setelah itu...
- Apabila kita menginginkan dicintai & disayangi oleh sesama maka mulailah dari diri kita dulu untuk mencintai & menyayangi sesama dengan setulus hati...
- Apabila kita menginginkan dihormati & dihargai oleh sesama maka mulailah dari diri kita dulu untuk menghormati & menghargai sesama dengan setulus hati....
- Apabila kita menginginkan perlakuan baik dari sesama maka mulailah dari diri kita dulu untuk selalu memperlakukan baik sesama...
Memulai dari diri kita sendiri disini berarti kita lebih mengutamakan untuk “memberi” tanpa mengandalkan orang lain yang harus memberikan kepada kita terlebih dahulu.
Perlu kita ketahui bahwa balasan yang akan kita terima nggak mesti langsung dari orang2 yang kita beri saat itu, dan nggak mesti juga pada hari yang sama. Kita bakal menerima balasannya bisa dari orang lain bahkan orang yang nggak kita duga sekalipun, masalah waktu kita nggak akan ada yang pernah tau kapan balasan itu akan datang. Tapi saya jamin kita PASTI menerima balasan atas apa yang udah kita lakukan, minimal balasan itu “nilai”nya sama bahkan bisa LEBIH! Karena segala sesuatu yang berasal dari diri kita pasti akan kembali lagi ke kita.
Mungkin ada yang mengira contoh tulisan saya diatas itu nggak mudah untuk dilakuin, tapi kalo kita mau mencobanya dan terus berusaha saya yakin kita pasti bisa! Asalkan ada kemauan yang kuat disertai tindakan yang tepat, sesuatu yang nggak mungkin bisa jadi mungkin!
Cobalah dan rasakan hasilnya !!!
^_^
Ingin mendapatkan perlakuan yang bisa menciptakan Kebahagiaan dalam hidup ???
“MULAILAH DARI DIRI KITA SENDIRI !!!”
Dan lakukan sekarang juga!!!
^_^
Penulis : Yogi Meinarsih
Tetapi bagaimana dengan orang2 yang belum berhasil mendapatkan perlakuan sebaik itu??? Hmmm... Setau saya mereka akan selalu merasa bahwa hidup ini sangat berat untuk dijalaninya, dan yang lebih parahnya lagi bisa jadi mereka akan memiliki sifat iri terhadap orang2 yang hidupnya lebih bahagia.
Loch emang ada ya orang2 yang belum berhasil mendapatkan perlakuan baik tersebut???
iya ada, karena nggak sedikit orang yang belum tau bagaimana CARAnya untuk mendapatkan perlakuan sebaik itu...
:)
Sekarang kita kembali ke diri kita masing2, kita pikirkan & renungkan...!
Pertanyaan yang harus kita munculkan dalam benak bukan “Kenapa saya belum bisa mendapatkan perlakuan baik seperti itu???”, melainkan “BAGAIMANA caranya agar saya BISA mendapatkan perlakuan baik seperti itu???”. Dengan begitu hati dan pikiran kita pasti akan bergerak mengikuti pertanyaan tersebut untuk berusaha mencari jalan/cara yang terbaik demi mendapatkan perlakuan yang kita inginkan.
Nah kita langsung aja nih menuju ke pokok pembahasan, pertanyaan yang lebih tepat(diatas).
“BAGAIMANA caranya agar saya BISA mendapatkan perlakuan baik seperti itu???”,
Dan jawabannya adalah “MULAILAH DARI DIRI KITA SENDIRI !!!”.
;)
Emmm... Sepertinya ada yang belum paham ya dengan tulisan saya disini...
Begini lebih jelasnya, beberapa contoh :
- Pertama-tama kita harus bisa lebih mencintai, menyayangi, menghormati, dan menghargai diri sendiri dahulu, setelah itu...
- Apabila kita menginginkan dicintai & disayangi oleh sesama maka mulailah dari diri kita dulu untuk mencintai & menyayangi sesama dengan setulus hati...
- Apabila kita menginginkan dihormati & dihargai oleh sesama maka mulailah dari diri kita dulu untuk menghormati & menghargai sesama dengan setulus hati....
- Apabila kita menginginkan perlakuan baik dari sesama maka mulailah dari diri kita dulu untuk selalu memperlakukan baik sesama...
Memulai dari diri kita sendiri disini berarti kita lebih mengutamakan untuk “memberi” tanpa mengandalkan orang lain yang harus memberikan kepada kita terlebih dahulu.
Perlu kita ketahui bahwa balasan yang akan kita terima nggak mesti langsung dari orang2 yang kita beri saat itu, dan nggak mesti juga pada hari yang sama. Kita bakal menerima balasannya bisa dari orang lain bahkan orang yang nggak kita duga sekalipun, masalah waktu kita nggak akan ada yang pernah tau kapan balasan itu akan datang. Tapi saya jamin kita PASTI menerima balasan atas apa yang udah kita lakukan, minimal balasan itu “nilai”nya sama bahkan bisa LEBIH! Karena segala sesuatu yang berasal dari diri kita pasti akan kembali lagi ke kita.
Mungkin ada yang mengira contoh tulisan saya diatas itu nggak mudah untuk dilakuin, tapi kalo kita mau mencobanya dan terus berusaha saya yakin kita pasti bisa! Asalkan ada kemauan yang kuat disertai tindakan yang tepat, sesuatu yang nggak mungkin bisa jadi mungkin!
Cobalah dan rasakan hasilnya !!!
^_^
Ingin mendapatkan perlakuan yang bisa menciptakan Kebahagiaan dalam hidup ???
“MULAILAH DARI DIRI KITA SENDIRI !!!”
Dan lakukan sekarang juga!!!
^_^
Penulis : Yogi Meinarsih
Langganan:
Postingan (Atom)







