Dari tadi pagi lagu ini yang gue puter ampe 100 kali ya (hehehe..mulai lebay ya :P) dan ini juga gara2 di save di hp gue dr sahabat gue jadi pengen dengerin lagu ini berkali - kali gak akan pernah bosen.
Lagu Drive "Akulah Dia" buat seseorang yang mungkin ada disekitar gue ^__^
Tak pernah berhenti mencari cinta
Slalu saja ada yang tak kamu suka
Terlalu jauh engkau melihat
coba rasakan Yang ada di sekitarmu
reff:
Sesungguhnya dia ada didekatmu
Tapi kau tak pernah menyadari itu
Dia slalu menunggumu
untuk nyatakan cinta
Sesungguhnya dia adalah diriku
Lebih dari sekedar teman dekatmu
Berhentilah mencari
karena kau tlah menemukannya
Dia mungkin bukan manusia sempurna
Tapi dia selalu ada untukmu
Kamis, 17 Maret 2011
Rabu, 16 Maret 2011
Confused.....
BINGUNG....itu yang gue rasakan saat ini, gue gak tau harus sedih atau harus senang rasanya hampa banget mendengar berita itu. Disatu sisi memang hal itu yang gue inginkan MUTASI tapi disisi lain masih gue pertanyakan kenapa harus dipindahkan kesana?. Rada aneh dicampur bingung, apakah benar bos baru gue ini seperti yang gue harapkan memberikan perubahan pada direktorat ini? tapi ternyata itu hanya khayalan dan harapan gue selama ini ternyata bos gue yang baru ini lebih bobrok metalnya dari yang sebelumnya dan dia memang cocok dengan direktorat ini ckckckckck :P
Ternyata dalam hal ini pelajaran ikhlas masih diuji coba, seberapa ikhlaskah gue akan kondisi yang sekarang. Semoga Allah bantu gue untuk menjalankannya dengan sebaik-baiknya dan memang gue harus selalu ingat bahwa rezeki itu sudah Allah yang mengatur jadi serahkan semuanya kepada Allah karena kekuasaan memberi rezeki itu bukan jobnya manusia maka itu syukurin yang telah kita peroleh.
Pelajaran hidup baru yang kita jalani adalah hanyalah proses dari kematangan hidup,
Orang baik belum tentu baik tetapi kebaikan pasti akan terlihat baiknya meskipun harus terungkap lama.
Percayakan semuanya sama Allah karena DIALAH yang Maha Mengetahui segalanya...
Semua harus dijalani meski terlalu sulit untuk dijalani karena hidup hanyalah sebuah proses, kita pasti akan menghadap kepada Illahi hanya tinggal menunggu waktu ...
Percayakan semuanya sama Allah karena DIALAH yang Maha Mengetahui segalanya...
Semua harus dijalani meski terlalu sulit untuk dijalani karena hidup hanyalah sebuah proses, kita pasti akan menghadap kepada Illahi hanya tinggal menunggu waktu ...
Senin, 14 Maret 2011
The Chosen Prince
THE CHOSEN PRINCE, when love lost its romance essentials and full with consideration. Are you still looking for a marriage? Because love is unconditional but marriage is not......
Gue liat buku ini di bukabuku online, dimana untuk mengisi waktu luang gue memang biasanya dengan membaca novel dan entah kenapa juga pas baca sinopsis dari novel "The Chosen Prince" gue tertarik untuk membelinya :)
Selesai membaca "the chosen prince" hanya dalam waktu 2 hari yang gue peroleh adalah seperti membaca diri sendiri karena merasa banyak banget kesamaan antara diri gue dengan Jasmine...
wanita single dengan segudang pertanyaan pernikahan, punya karir yg alhamdulillah baik, pernah jatuh cinta dengan lelaki dari dunia maya, pernah ada pria seperti rashid dalam hidup...dan mulai belajar apa yang Jasmine lakukan dalam hidupnya....
Perbedaan yang keliataan hanya satu, jika akhirnya Jasmine berhasil menemukan her chosen prince, saat ini gue masih berdoa agar Allah memberikan petunjuk & mempertemukan dengan jodoh yg telah digariskan...semoga bisa dipertemukan dengan laki-laki seperti mike carlos yg bisa menjadi imam dalam hidup, yg mencintai for sake of Allah..amin..^__^
wanita single dengan segudang pertanyaan pernikahan, punya karir yg alhamdulillah baik, pernah jatuh cinta dengan lelaki dari dunia maya, pernah ada pria seperti rashid dalam hidup...dan mulai belajar apa yang Jasmine lakukan dalam hidupnya....
Perbedaan yang keliataan hanya satu, jika akhirnya Jasmine berhasil menemukan her chosen prince, saat ini gue masih berdoa agar Allah memberikan petunjuk & mempertemukan dengan jodoh yg telah digariskan...semoga bisa dipertemukan dengan laki-laki seperti mike carlos yg bisa menjadi imam dalam hidup, yg mencintai for sake of Allah..amin..^__^
The chosen Prince ini memang benar-benar sebuah Novel Inspiratif, dimana gue setelah membaca novel ini satu pelajaran hidup dimana pernikahan itu bukan masalah dengan siapa kita akan berjodoh, tetapi apakah waktunya sudah tepat atau belum.
Pernikahan tidak akan menyelesaikan masalah kebahagiaan karena bahagia akan selalu ada setiap saat kalau kita menginginkannya dimanapun dan kapanpun.
Dan yang paling harus digarisbawahi dan dicetak tebal dalam membaca novel ini adalah satu lagi pelajaran hidup, jangan pernah berharap banyak terhadap seseorang. Pengharapan itu hanya akan membuat kamu kecewa. Berharaplah kepada Allah, karena hanya DIA yang tak akan mengecewakan kita. Dunia dan akhirat. ALLAH tahu yang terbaik, walau terkadang kita sulit melihat dimana kebaikannya.
Makasih buat Risma Budiyani, novelnya sangat membuat inspiratif tentang jodoh yang masih menjadi pertanyaan buat gue ^__^ dan mulai sekarang memang harus diyakini bahwa jodoh itu gak usah dicari ataupun ditunggu karena itu hanya membuat kebimbangan dan kebingungan semata, yang harus kita lakukan hanya yakin suatu saat jodoh itu akan datang di waktu yang tepat. Amin ya robbal alamin ^__^
Kamis, 10 Maret 2011
Dendam Positif
Maksudnya dendam positif. Sekedar berbagi kisah NYATA INSPIRATIF yang presentasi kemunculannya hampir nol. Semoga berkenan.
Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun40-an.
Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yg kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.
Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: "Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur"
Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut. Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus.
Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan sekolah dasar. Kalaupun ada pendidikan yang dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajeman Amerika.
Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertanya-tanya:
Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untuk ku?
Apakah karena aku pekerja rendahan, sedangkan mereka insinyur ?
Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka? Pertanyaan ini selalu tengiang-ngiang dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya untuk membangkitkan "DENDAM POSITIF"
Akhirnya muncul komitmen dalam dirinya. Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya.
Tidak jarang olok-olok dari temanpun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil. Ia akhirnya bisa lulus SMA.
Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu.
Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi.
Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang
kenegerinya dan bekerja sebagai insinyur.
Kini ia sudah menaklukkan dendamnya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja.
Tidak, karirnya melesat terus. Ia sudah terlatih bekerja keras dan mengejar ketinggalan, dalam pekerjaan pun karirnya menyusul yang lain.
Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.
Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya.
Suatu hari insinyur bule ini datang menghadap karena ingin minta izin libur dan berkata; "Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam, atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu"
Apa jawab sang wakil direktur mantan pekerja rendahan ini: "Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamu lah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini."
Kini dendam positif lainnya sudah tertaklukkan. Lalu apakah ceritanya sampai di sini?
Tidak. Akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Ia menjadi Presiden Direktur pertama yang berasal dari bangsa Arab.
Tahukan Anda apa perusahaan yang dipimpinnya? Perusahaan itu adalah Aramco (Arabian American Oil Company)perusahaan minyak terbesar di dunia.
Ditangannya perusahaan ini semakin membesar dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Kini perusahaaan ini menghasilakn 3.4 juta barrel (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas.
Atas prestasinya Ia ditunjuk Raja Arab Saudi untuk menjabat sebagai Menteri Perminyakan dan Mineral yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap dunia.
Tahukah kisah siapa ini? Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang sejak tahun 1995 sampai saat ini (2011) menjabat Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi.
Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yg kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.
Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: "Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur"
Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut. Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus.
Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan sekolah dasar. Kalaupun ada pendidikan yang dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajeman Amerika.
Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertanya-tanya:
Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untuk ku?
Apakah karena aku pekerja rendahan, sedangkan mereka insinyur ?
Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka? Pertanyaan ini selalu tengiang-ngiang dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya untuk membangkitkan "DENDAM POSITIF"
Akhirnya muncul komitmen dalam dirinya. Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya.
Tidak jarang olok-olok dari temanpun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil. Ia akhirnya bisa lulus SMA.
Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu.
Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi.
Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang
kenegerinya dan bekerja sebagai insinyur.
Kini ia sudah menaklukkan dendamnya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja.
Tidak, karirnya melesat terus. Ia sudah terlatih bekerja keras dan mengejar ketinggalan, dalam pekerjaan pun karirnya menyusul yang lain.
Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.
Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya.
Suatu hari insinyur bule ini datang menghadap karena ingin minta izin libur dan berkata; "Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam, atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu"
Apa jawab sang wakil direktur mantan pekerja rendahan ini: "Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamu lah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini."
Kini dendam positif lainnya sudah tertaklukkan. Lalu apakah ceritanya sampai di sini?
Tidak. Akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Ia menjadi Presiden Direktur pertama yang berasal dari bangsa Arab.
Tahukan Anda apa perusahaan yang dipimpinnya? Perusahaan itu adalah Aramco (Arabian American Oil Company)perusahaan minyak terbesar di dunia.
Ditangannya perusahaan ini semakin membesar dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Kini perusahaaan ini menghasilakn 3.4 juta barrel (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas.
Atas prestasinya Ia ditunjuk Raja Arab Saudi untuk menjabat sebagai Menteri Perminyakan dan Mineral yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap dunia.
Tahukah kisah siapa ini? Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang sejak tahun 1995 sampai saat ini (2011) menjabat Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi.
= Ali bin Ibrahim Al-Naimi =
Terbayangkah, hanya dengan mengembangkan hinaan menjadi dendam positif, isu air segelas di masa lalu membentuknya menjadi salah seorang penguasa minyak yang paling berpengaruh di seluruh dunia.
Itulah kekuatan"DENDAM POSITIF"
Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita. Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan akan menimpa kita.
Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya.
Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dengan semangat "Dendam Positif."
(dari buku Dendam Positif karya Isa Alamsyah dan Asma Nadia).
Itulah kekuatan"DENDAM POSITIF"
Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita. Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan akan menimpa kita.
Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya.
Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dengan semangat "Dendam Positif."
(dari buku Dendam Positif karya Isa Alamsyah dan Asma Nadia).
Rita W. Himawan
Perth, Australia
Rabu, 09 Maret 2011
Indahnya Syukur dan Ikhlas ^_^
Mungkin ini semua kebetulan atau mungkin memang inilah nikmat Allah yang tidak DIA ingkari. Belajar untuk menikmati rasa syukur dan ikhlas itu belum sepenuhnya gue lakukan masih bisa terucap oleh bibir tapi perlahan-lahan mempelajarinya dengan penetapan hati. Memang terkadang penetapan hati itu masih suka goyang tapi semuanya tetap harus diterapkan dan Allah Maha Mengetahui akan hal itu.
Mungkin inilah jawaban dari pelajaran Syukur dan Ikhlas yang baru banget akan gue mulai melakukannya.tetapi Allah sudah memberikan bukti janjinya langsung, gmn klo udah dilakukan ya...
Ceritanya begini, memang kedengarannya cuma hal sepele dan mungkin juga gue bisa beli barang itu dengan uang gue tapi entah kenapa pas gue pengen banget barang itu dari 3 bulan yang lalu semua gue urungkan untuk membelinya karena pada saat itu dan mungkin sampai saat ini uang untuk membeli barang yang gue inginkan itu bisa digunakan lebih berguna daripada membeli barang tersebut, walhasil barang itu hanya keinginan gue yang belum tercapai dan itu harus ikhlas karena uangnya buat yang lain :P (hehehehe...sebenarnya cuma mukena ma ipod, gue pengen banget beli barang itu dari 3 bulan yang lalu dan klo dipikir gue cuma mau mukena harga 50 ribu buat ganti pake sholat sehari-hari dan klo ipodnya karena gue suka dengerin musik serta harga ipodnya mahal boo hampir 2 jutaan jd hanya bisa ngayal euy)
Buat Te'na : makasih banyak ya... ini berguna banget buat ida ^_*
Kedua barang itu udah lenyap dari pikiran gue karena uang nya memang diniatkan buat acara haulnya nyokap gue bayar cathering :D (harus bersyukur krn gak usah masak dan bisa bayar catheringnya hehehe) dan mungkin inilah jawaban rasa syukur dan ikhlas gue dimana gue masih berpikir panjang buat hal-hal yang gue pikir bisa diwujudkan suatu saat nanti jika hal-hal yang lebih penting sudah terpenuhi. Walhasil semuanya terwujud, Allah Maha Pemurah ^_^
Ternyata kedua barang tersebut punya gue sekarang dan diperoleh secara gratis tanpa harus membayarnya serta malah lebih bagus dan lebih mahal dari yang gue inginkan. Subhanaallah, makasih ya Allah ^_^ semoga mereka yang telah memberikannya kepada gue barang tersebut mendapatkan keberkahan dan keridhoan Allah SWT. Amin...
Buat Bumil : gak tau harus bilang apa tapi makasih udah dikasih dan barang ini udah punya ida :)
Pelajaran yang dipetik dari kejadian ini adalah menikmati rasa syukur dan ikhlas dalam segalanya dan ingatlah syukur harus dilakukan saat senang maupun sedih sedangkan ikhlas akan terjawab dikala ikhlas itu tidak terucap di bibir tapi tertanam di hati ^___^
Senin, 07 Maret 2011
Mari Bercermin.....
|
Kamis, 03 Maret 2011
Belajar Menikmati Hidup dengan 1S
Entah kenapa juga gue nulis judul blog ini? kalimatnya sieh biasa aja "Belajar Menikmati Hidup" tapi kalimat ini klo emang benar-benar dijalani itu susahnya minta ampun euy :D
Tapi maksud dari "Belajar Menikmati Hidup" ini gue lebih suka memperhalusnya dengan 1 S yaitu Syukur, kadang kita lupa untuk rasa yang satu itu dan yang hanya kita rasa cuma mengeluh dan mengeluh (hehehehe itu tanpa disadari adalah gue sendiri yang selalu mengeluh setiap hari :P)
Mungkin sekarang harus ditanamkan di hati jika lo mulai ingin mengeluh, lo harus bisa mensyukuri segalanya. Seperti status fb gue waktu itu entah kenapa juga gue nulis status itu mungkin kesambet lewat pohon gede kali ya hahahaha, status fb gue isinya : "Mencoba menikmati hidup : Jika Susah dan Sedih mungkin masih banyak yang lebih susah dan sedih, jika senang dan bahagia ingatlah pasti ada waktunya susah dan sedih"
Dan rasa syukur itu memang terkadang kita lewatkan begitu saja paling disaaat kita senang dan bahagia ucapan syukur itu terucap tetapi disaat sedih dan susah yang ada paling ucapan kenapa sieh ini terjadi sama kita atau lebih sadisnya kenapa sieh tuhan gak adil sama kita (jiaahhh tuhan dibawa2 yg jelas-jelas Tuhan itu gak pernah salah kali). Maka dari itu mencoba mengucap syukur dikala kita susah dan sedih, diusahakan keluhan itu mulai berkurang sedikit demi sedikit tapi untuk keluhan itu hilang tidak mungkin karena kita juga manusia biasa. Satu pelajaran lagi setelah Ikhlas :D
Terkadang kita mengeluh bahwa hidup kita ini paling tragis, paling malang, paling pokoknya yg paling dech paling bawah dan banyak penderitaan tapi pernah kita berpikir dan melihat dengan orang-orang di sekitar kita yang hidupnya mungkin lebih dari keluhan kita dan harusnya kita bisa bersyukur akan hal itu berarti kita masih beruntung dari mereka yang lebih malang dan menderita dari kita (digaris bawahi bahwa jangan pernah melihat diri kita sendiri tapi lihatlah orang lain)
Langganan:
Postingan (Atom)













